PROFIL BIROE

Foto saya
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Memiliki attitude negatif akan selalu membuat kita berpikir, "I can't do it" Sedangkan dengan attitude positif cenderung membuat kita berpikir, “I'm sure, I can do it” ...

KOMUNITAS BIROE

TRANSLATE BIROE

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

VALUATION BIROE

BUKU TAMU BIROE

Salam kenal, jangan lupa tinggalkan pesan dan kesan ya!

WAKTU BIROE

REPUBLIK BIROE

Indonesian Freebie Web and Graphic Designer Resources

GUIDE BIROE

Bloggers' Rights at EFF

STATISTIK TAYANGAN BIROE

PESONA PULAU ABANG

Keindahan bawah laut Pulau Abang di Kecamatan Galang Kota Batam tak kalah dibanding Bunaken atau Raja Ampat di wilayah timur Indonesia. Sayangnya, potensi yang besar tersebut belum dikelola secara profesional.

Wilayah Pulau Abang terdiri dari beberapa pulau kecil yang melingkupinya. Sebagian besar perairan di daerah itu termasuk taman konservasi terumbu karang.

Dijadikannya daerah tersebut sebagai daerah konservasi karena terdapat aneka ikan hias langka seperti teri hijau dan blue coral atau terumbu karang yang harus dilindungi untuk kepentingan ekosistem air laut. Oleh karena itu, warga lokal mengandalkan sektor pariwisata untuk memenuhi kebutuhan hidupnya karena mereka dilarang mengeksploitasi kekayaan alam di laut tersebut.

Sektor pariwisata di Pulau Abang mestinya bisa menghidupi masyarakat setempat karena potensinya yang besar, di antaranya wisata pantai, wisata selam, dan snorkeling. Keindahan bawah laut Pulau Abang bahkan, diakui sejumlah wisatawan yang pernah berkunjung ke daerah itu, tak kalah dibanding Bunaken dan Raja Ampat.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan sejumlah artis dari Jakarta, seperti Nadine Chandrawinata, Krisna Mukti, Okie Agustina, Alex Sutanto, Lola Amalia, Rizal Jibran, Intan Kusumanegara, Jamil Reza, Agung Rajak, Testi Anggraini, Samuel Soegito, dan Groza Subhahi, pernah mengunjungi Pulau Abang awal tahun ini. Mereka terpesona dan takjub dengan keindahan bawah laut Pulau Abang sehingga mereka melakukan kegiatan menyelam dan snorkeling.

Perairan Pulau Abang memiliki sembilan titik (spot) yang sangat ideal dijadikan tempat penyelaman dengan kedalaman 15–18 meter. Untuk bisa menikmati keindahan bawah laut di daerah itu, sebelumnya pengunjung perlu mengetahui kondisi cuaca karena perubahan cuaca di daerah tersebut sering terjadi.

Kondisi cuaca yang paling bagus untuk diving di Pulau Abang adalah sekitar bulan Maret hingga Agustus, ketika musim angin timur, dan bulan September sampai November, saat musim angin barat. Pada saat itu, kondisi cuaca terbilang bersahabat dan arus di bawah laut tidak terlalu kencang sehingga sangat nyaman untuk diving.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka UPT) Kawasan Konservasi Laut Daerah Kota Batam Hamdayani mengatakan sejumlah turis mancanegara sering mengunjungi Pulau Abang, seperti dari SingapurA, Norwegia, Filipina, dan Malaysia.

"Di Pulau Abang terdapat spesies karang yang langka, yaitu blue coral yang tidak ditemukan di tempat lain. Blue coral ini hanya hidup di perairan yang jernih dengan kualitas air yang bagus," tuturnya.

Oleh karena itu, para turis tersebut sangat menikmati keindahan bawah laut di perairan itu sebab terdapat blue coral yang masih hidup dan aneka jenis ikan hias langka, seperti ikan teri hijau yang amat memesonakan mata.

Meski memiliki pesona menarik, sayangnya, Pulau Abang belum dikelola secara profesional sebab untuk menjangkau daerah itu masih cukup sulit karena keterbatasan sarana transportasi. Untuk mencapai Pulau Abang hanya bisa dilakukan melalui pelabuhan rakyat di Pulau Galang baru dengan cara menyewa perahu atau speed boat milik nelayan dan jarak tempuh sekitar 40–50 menit. Harga sewa perahu bergantung pada saat negosiasi. Selain itu, fasilitas pendukung seperti penginapan dan tempat kuliner belum tersedia.

Padahal sejak ditetapkan sebagai tempat Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang atau Coral Reef Rehabilitations and Management Program (COREMAP) pada tahun 2004, Asian Development Bank (ADB) telah mengucurkan dana miliaran rupiah untuk memberdayakan wilayah tersebut.

Pemerintah Kota Batam semestinya bisa lebih serius mengelola Pulau Abang sebagai objek wisata yang diandalkan, terlebih pemerintah pusat, baru-baru ini telah menjadikan daerah itu salah satu tujuan wisata bahari nasional. gus/L-4

Warung Batik ASEAN Ada di Batam
Batik sebagai kerajinan dengan nilai seni tinggi telah menjadi bagian dari budaya Indonesia sejak lama. Karena itu, batik perlu terus dilestarikan dan dipromosikan supaya menjadi bagian dari budaya dunia. Kota Batam ditetapkan sebagai pusat promosi batik ASEAN dengan harapan bisa menyebarluaskan kerajinan asli asal Indonesia itu ke negeri tetangga.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Batam Nada Faza Soraya mengatakan dalam rangka World Batik Summit, telah digelar sejumlah acara untuk mempromosikan kerajinan batik nasional di Jakarta dan Batam. Dipilihnya Batam karena kota itu telah ditetapkan sebagai pusat promosi batik wilayah ASEAN. Letaknya yang sangat strategis diharapkan bisa mempermudah akses masyarakat ASEAN untuk membeli dan mempelajari batik Nusantara.

Pameran Batik ASEAN yang diikuti empat negara pada 2–4 Desember kemarin di Batam diakui sukses karena berhasil mencapai nilai transaksi hingga 17 miliar rupiah.

Ditetapkannya Batam sebagai pusat promosi batik ASEAN cukup membanggakan kota ini karena akan menjadi tempat atau etalase kerajinan batik Nusantara. Batik juga diharapkan bisa mendorong pertumbuhan industri pariwisata selain akan meningkatkan perekonomian masyarakat kecil karena sebagian besar kerajinan batik diproduksi oleh UKM (usaha kecil menengah).

Untuk mendukung program tersebut, akan dibentuk trading house atau rumah niaga di Batam yang berfungsi sebagai pusat pameran dan perdagangan batik Nusantara. Di tempat itu nantinya dipamerkan seluruh produk batik dari berbagai daerah di Indonesia dan batik dari negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand. Tempat itu juga nantinya menjadi salah satu tujuan wisata yang akan dikunjungi turis asing.

"Permintaan pasar Asia Tenggara terhadap batik cukup tinggi dalam dua tahun terakhir sehingga dengan adanya pameran batik di Batam diharapkan akan terjadi peningkatan komunikasi perdagangan batik di kawasan ASEAN," ungkap Nada pada Koran Jakarta.

Batik Batam
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan mengatakan perkembangan kerajinan batik di Kota Batam terus berkembang. Saat ini, sudah banyak motif asli daerah yang dipasarkan sehingga perlu dipatenkan agar tidak ditiru oleh daerah atau negara lain. Beberapa motif andalan Batam antara lain gonggong, yakni sejenis hewan laut yang banyak dikonsumsi warga Batam serta motif Jembatan Barelang yang menjadi ikon landmark Kota Batam.

"Kami sudah siapkan 10 motif batik asli Batam untuk mendapatkan paten dari Kementerian Hukum dan HAM," ujar dia. Pematenan motif batik itu perlu dilakukan supaya tidak diakui oleh pengusaha batik dari negara lain sebagai motif mereka. Pasalnya, negara lain seperti Malaysia sering mengklaim berbagai produk kerajinan Indonesia sebagai produk asli mereka.

Selain mematenkan motif batik, Pemerintah Kota Batam senantiasa memberdayakan para perajin batik dengan mempromosikan produk mereka serta mengenalkan pasar potensial. Untuk itu, para perajin batik senantiasa diikutsertakan dalam setiap pameran batik di dalam dan luar negeri.

"Diharapkan Batam tidak hanya menjadi pusat perdagangan batik, tetapi juga pusat promosi yang berkaitan dengan pengembangan industri serta pariwisata dan kebudayaan," kata dia. gus/L-4

Maha Vihara Duta Maitreya Terbesar di ASEAN
Maha Vihara Duta Maitreya di Kota Batam merupakan tempat ibadah umat Buddha terbesar di Asia Tenggara. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, wihara itu menjadi salah satu tujuan wisata andalan Kota Batam.

Kepala Bidang Sekretaris, Kerohanian, Pendidikan dan Seni Budaya Maha Vihara Duta Maitreya Batam, Pandita Liyas, mengatakan Vihara Duta Maitreya yang berada di daerah Sungai Panas, Kota Batam, merupakan wihara Maitreya terbesar di Asia Tenggara. Dengan luas lahan 4,5 hektare, Vihara Duta Maitreya dibangun tahun 1991. Sesuai namanya, wihara itu memiliki nilai religius yang sangat kental sesuai pesan Buddha Maitreya, yaitu pesan cinta kasih semesta.

Di setiap sudut wihara itu akan ditemukan arca Buddha Maitreya yang memiliki postur tubuh tinggi lebar, telinga padat, dan perut gendut, berkepribadian lugu dan senantiasa tertawa lebar. Selain arca Buddha Maitreya, di wihara itu terdapat arca Buddha Gautama, Dewi Kwan Im, Satya Kalama, Amitabha, Baisajyaguru, dan lainnya. Arca tersebut tersebar di berbagai bagian wihara dengan kekhasannya masing-masing.

"Sesuai namanya, di hampir setiap sudut Vihara Maitreya terdapat arca Buddha Maitreya dengan senyumnya yang lebar, dan ketika melihatnya terasa nuansa hidup yang menyambut hangat, seolah-olah Maitreya berkata: Welcome to the loving world. Ia menuntun semua manusia memasuki dunia baru, hidup dengan damai dan bahagia," kata dia.

Ditambahkan Pandita Liyas, di wihara Duta Maitreya juga terdapat lima graha, yaitu graha Maitreya yang merupakan graha dengan fungsi utama, tempat umat Maitreya melakukan kebaktian tiga kali sehari kepada Tuhan Yang Maha Esa, Buddha Maitreya dan para Buddha atau Bodhisatva. Graha itu memiliki daya tampung 2.000 orang. Selanjutnya terdapat Graha Patriat, yakni graha bakti puja kepada para Buddha yang sekaligus berfungsi sebagai aula pendidikan dan pelatihan serta Dharmasala.

Graha ketiga ialah Graha Sakyamuni (Sidharta Gautama), yakni graha kebaktian kepada Hyang Buddha Gautama, Buddha Amitabha, Buddha Baisajyaguru, Bodhisatva Manjusri, dan Bodhisatva Samantabhadra. Graha keempat iaalh Graha Budhha Avalokitesvara, merupakan graha bakti puja kepada Bodhisatva Avalokitesvara. Graha kelima adalah Budha Satya Kalama. Graha Satya Kalama ini merupakan graha bakti puja kepada Bodhistva Satya Kalama.

Selain tempat ibadah, di kompleks wihara terdapat sekolah, mulai dari pra-playgroup, TK, SD, SMP, hingga SMA, serta rumah makan vegetarian. "Vihara Maitreya merupakan pusat kesenian kasih alam. Setiap tahun telah memiliki kalender tetap bekerja sama dengan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan," pungkas Pandita Liyas. gus/L-4

PULAU CUBADAK - SUMATERA BARAT


Menemukan pantai yang bersih tanpa sampah butuh usaha yang cukup sulit. Tapi di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terdapat Pulau Cubadak yang pantainya seratus persen bebas sampah!

Pulau Cubadak adalah salah satu pulau di kawasan Carocok/Laguna Mandeh. Objek wisata ini terletak di Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Pulau ini dikelola oleh sebuah resort milik warga Negara Italia, Mr Nanny.

Pulau ini sangat bersih. Pasir pantainya yang putih sangat cerah saat disinari sinar matahari. Belum lagi air lautnya yang biru dan jernih, membuat wisatawan yang datang tak sabar ingin bermain air.

Demi kelestarian pulau, sang pemiliki membuat peraturan lingkungan yang sangat ketat bagi semua pengunjung di Pulau Cubadak. Jadi, jika berkunjung ke sini, Anda tidak akan menemukan satupun sampah di sepanjang pantai.

PULAU GANGGA - SULAWESI UTARA


Sulawesi Utara rupanya masih banyak memiliki potensi tujuan wisata yang luput dari perhatian. Di Kota Kepulauan Minahasa Utara, ada Pulau Gangga dengan pasir putih dan taman laut yang indah.

Pulau Gangga merupakan salah satu pulau yang terdapat di Sulawesi Utara yang berjarak sekitar 6,1 km dari Kepulauan Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Pulau yang belum banyak terekspos ini menjadi batas Indonesia dengan Filipina.

Berbagai aktivitas dapat Anda lakukan di Pulau ini, seperti memancing, menyelam, snorkeling, berenang, rekreasi pantai dan penelitian biota. Selain itu, di Pulau Gangga juga memiliki sunset yang sangat indah, yang dapat kita nikmati bersamaan dengan deburan ombak.

Pulau Gangga memiliki hamparan pasir putih dan air laut yang bersih, belum tercemar sampah. Pohon kelapa yang tumbuh subur juga menambah pesona keasrian yang dimiliki pulau ini. 

Untuk Anda yang memiliki hobi menyelam, rasanya tak sempurna bila belum pernah mencoba Taman Laut Pulau Gangga. Di sini, Anda akan merasakan sensasi menyelam yang luar biasa. Pulau Gangga menyimpan beribu pesona taman laut dengan karang-karang yang berwarna-warni dan ratusan jenis ikan beraneka warna.

Untuk mencapai Pulau Gangga, pengunjung bisa mengunakan mobil dari Manado ke arah utara menuju Desa Likupan selama 1 jam. Perjalanan lalu dilanjutkan dengan menggunakan speed boat menuju Pulau Gangga sekitar 30 menit.

Jangan khawatir jika Anda ingin menginap. Pulau Gangga sudah memiliki resort yang sengaja dibuat senyaman mungkin, sehingga sangat layak untuk diinapi. Banyak fasilitas di resort ini, seperti bungalow yang menghadap laut dan tempat berjemur untuk Anda yang ingin menikmati hembusan semilir angin laut.



Tak heran jika Pulau Gangga menjadi salah satu lokasi wisata yang dapat dijadikan primadona di Minahasa.

GEMPA BUMI



Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak Bumi (lempeng Bumi). Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang di alami selama periode waktu. Gempa Bumi diukur dengan menggunakan alat Seismometer. moment magnitudo adalah skala yang paling umum di mana gempa Bumi terjadi untuk seluruh dunia.skala rickter adalah skala yang di laporkan oleh observatorium seismologi nasional yang di ukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude. kedua skala yang sama selama rentang angka mereka valid. gempa 3 magnitude atau lebih sebagian besar hampir tidak terlihat dan besar nya 7 lebih berpotensi menyebabkan kerusakan serius di daerah yang luas, tergantung pada kedalaman gempa. Gempa Bumi terbesar bersejarah besarnya telah lebih dari 9, meskipun tidak ada batasan besarnya. Gempa Bumi besar terakhir besarnya 9,0 atau lebih besar adalah 9,0 magnitudo gempa di Jepang pada tahun 2011 (per Maret 2011), dan itu adalah gempa Jepang terbesar sejak pencatatan dimulai. Intensitas getaran diukur pada modifikasi Skala Mercalli.

Penyebab terjadinya gempa Bumi

Kebanyakan gempa Bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang disebabkan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itulah gempa Bumi akan terjadi.

Gempa Bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan-lempengan tersebut. Gempa Bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa Bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.

Beberapa gempa Bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa Bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa Bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam Bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas Bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa Bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi.

 


PELATIHAN NASIONAN "5 DAYS CAMP - SCIENCE IN DRR"



Sudah menjadi kepastian alam bahwa bumi akan terus berproses, dan dalam prosesnya kerap menimbulkan korban jiwa. Dan manusia tidak diciptakan untuk sekedar menonton. Bagaimana peran kamu?

Mari kita refleksikan bersama di 5 DAYS CAMP ''Science in DRR''!

  
Lihat topik menu & narasumber nya. Biaya pendaftaran Rp. 150.000,- download Entry Kit: http://www.mediafire.com/?7sir1phkdr3y7l4

APA ITU TSUNAMI ... !?


Tsunami (bahasa Jepang: 津波; tsu = pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti "ombak besar di pelabuhan") adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam, gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. Setara dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1 meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di tengah laut. Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30 km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter. Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai. Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami.

Dampak negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan, tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih.

Sejarawan Yunani bernama Thucydides merupakan orang pertama yang mengaitkan tsunami dengan gempa bawah laut. Namun hingga abad ke-20, pengetahuan mengenai penyebab tsunami masih sangat minim. Penelitian masih terus dilakukan untuk memahami penyebab tsunami.
Teks-teks geologi, geografi, dan oseanografi pada masa lalu menyebut tsunami sebagai "gelombang laut seismik".

Beberapa kondisi meteorologis, seperti badai tropis, dapat menyebabkan gelombang badai yang disebut sebagai meteor tsunami yang ketinggiannya beberapa meter di atas gelombang laut normal. Ketika badai ini mencapai daratan, bentuknya bisa menyerupai tsunami, meski sebenarnya bukan tsunami. Gelombangnya bisa menggenangi daratan. Gelombang badai ini pernah menggenangi Burma (Myanmar) pada Mei 2008.

Wilayah di sekeliling Samudra Pasifik memiliki Pacific Tsunami Warning Centre (PTWC) yang mengeluarkan peringatan jika terdapat ancaman tsunami pada wilayah ini. Wilayah di sekeliling Samudera Hindia sedang membangun Indian Ocean Tsunami Warning System (IOTWS) yang akan berpusat di Indonesia.

Bukti-bukti historis menunjukkan bahwa megatsunami mungkin saja terjadi, yang menyebabkan beberapa pulau dapat tenggelam.

2011 TERMASUK TAHUN TERPANAS


Tahun 2011 berada di urutan ke-9 daftar tahun terpanas sejak 1880. Temperatur permukaan global 0,52 derajat Celsius lebih tinggi dari temperatur dasar pada pertengahan abad 20. Demikian pernyataan Goddard Institute for Space Studies NASA, Kamis (19/1/2012) seperti dikutip Reuters.


Sebelas tahun awal pada abad 21 (terhitung sejak tahun 2000) lebih panas dari pertengahan dan akhir abad 20. Satu-satunya tahun di abad 20 yang masuk terpanas adalah 1998.

Temperatur yang panas, kata James Hansen dari NASA, terjadi bahwa ketika La Nina mempengaruhi iklim Bumi dan aktivitas Matahari tergolong rendah.

James mengungkapkan bahwa tingginya temperatur jelas disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca, terutama karbon dioksida. Konsentrasi karbon dioksida saat ini adalah 390 ppm. Sementara pada tahun 1880 hanya 285 ppm dan tahun 1960 sebesar 315 ppm. 

TANAM TERUMBU KARANG CINTA SERIBU IKAN

Banyak cara mengekspresikan hari berkasih sayang atau Valentine Day. Seperti dilakukan unit kerja mahasiswa (UKM) Diving Engginering Institut Teknologi (ITP) Padang dan UKM Diving Proklamator Universitas Bung Hatta (UBH). Mereka bukannya berkasih sayang dengan orang tersayang, tapi malah menanam terumbu karang cinta untuk seribu ikan, di Taman Nirwana Padang, Minggu (12/2). Bagaimana cerita?

Sebenarnya aksi penanaman ini bukanlah kali pertama mereka lakukan, tapi sudah rutin dilaksanakan. Namun, mereka menyebut aksi penanaman di Pantai Taman Nirwana ini terbilang spesial seiring gebyar Valentine Day. ”Di pantai Taman Nirwana sendiri sudah ada sekitar 500 bibit ditanam dan di Pulau Pasumpahan sudah lebih dari 5000-an bibit, dan sekali tiga bulan dilakukan monitoring,” tambah Yuni.

Aksi penanaman karang tersebut menggunanakan metode transplantasi, yakni upaya pencangkokan atau pemotongan karang hidup untuk ditanam di tempat lain atau karangnya telah rusak. Saat ini transplantasi karang juga telah dikembangkan lebih jauh untuk mendukung pemanfaatan yang berkelanjutan.
Bentuk pemanfaatan transplantasi karang atara lain mengembalikan fungsi ekosistem karang yang rusa,k sehingga dapat mendukung ketersediaan jumlah populasi ikan karang di alam. Transplantasi karang juga dirnanfaatkan untuk membuat lokasi penyelaman (dive spot) menjadi lebih indah dan menarik sehingga dapat mendorong kenaikan jumlah wisatawan. Selain itu transplantasi karang juga dirnanfaatkan untuk memperbanyak jumlah indukan dan anakan karang yang laku dipasarkan sehingga dapat mendukung perdagangan karang hias, sesuai peraturan yang berlaku.

Menurutnya lagi  transplantasi dilakukan dengan menempuh beberapa tahap diantaranya persiapan, pelaksanaan dan monitoring kegiatan. Pada tahap persiapan, dilakukan pembuatan substrat transplantasi yang terdiri dari adonan semen, batu dan pasir (cor) yang dicetak pada cetakan yang terbuat dari pipa paralon yang berdiameter 8 dan 5 inci kemudian memberi label (tagging) pada substrat tersebut untuk memudahkan pemantauan.

”Kali ini subtrat, meja dan labelnya sengaja kami beri warna serba ’pink’, karena bulan Februari bagi sebagian muda mudi identik dengan warna pink, dan  aksi tersebut salah satu bagian dari kampanye akan pentingnya terumbu karang bagi kehidupan ikan-ikan di laut,” imbuh Yuni.
 

INDONESIA TRAVEL FUN BIROE

WELCOME BIROE

Welcome Myspace Comments

FORUM DISKUSI CINTA LAUT

FORUM DISKUSI CINTA LAUT
Forkom Matabuka 2011

LOMBA BLOG - BLOGGER MUDA BIROE

Forkom Matabuka 2010

GEO BIROE

ENTRI POPULER BIROE

FOLLOWERS BIROE

SEA BIROE

Animated Pictures Myspace Comments